Apa itu Aliskiren
Aliskiren digunakan untuk mengobati hipertensi (tekanan darah tinggi) pada orang dewasa dan anak-anak berusia 6 tahun ke atas dengan berat badan minimal 50 kg.
Obat ini dapat digunakan sebagai terapi tunggal (monoterapi) atau dikombinasikan dengan obat antihipertensi lain untuk membantu mengendalikan tekanan darah. Aliskiren juga dapat digunakan bersama obat antihipertensi seperti calcium channel blocker dan diuretik golongan thiazide untuk memberikan kontrol tekanan darah yang lebih baik.
Penggunaan aliskiren harus disesuaikan dengan kondisi pasien dan petunjuk dokter.
| Golongan | - |
| Kategori | - |
| Bentuk obat | Tablet Salut Selaput |
Peringatan sebelum Menggunakan Aliskiren
Aliskiren tidak boleh digunakan pada pasien dengan hipersensitivitas terhadap aliskiren, riwayat angioedema akibat penggunaan aliskiren, angioedema herediter atau idiopatik, anak usia di bawah 2 tahun, serta pada wanita hamil. Aliskiren juga tidak boleh digunakan bersamaan dengan ACE inhibitor atau angiotensin II receptor blocker (ARB) pada pasien dengan diabetes melitus atau gangguan fungsi ginjal (GFR <60 mL/menit/1,73 m2).
Efek Samping Aliskiren
Seperti obat lainnya, aliskiren dapat menyebabkan efek samping pada sebagian pasien. Efek samping yang dilaporkan meliputi gangguan saluran pencernaan, reaksi alergi, gangguan ginjal, hingga perubahan kadar kalium dalam darah.
Efek samping yang umum
Diare;
Nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut;
Gangguan pencernaan (dispepsia);
Refluks gastroesofageal (gastroesophageal reflux);
Pusing;
Sakit kepala;
Nyeri punggung;
Kelelahan;
Ruam kulit;
Batuk;
Nasofaringitis atau infeksi saluran pernapasan atas.
Efek samping yang kurang umum
Nyeri otot;
Nyeri sendi, kaku sendi, atau pembengkakan sendi;
Asam urat meningkat;
Batu ginjal;
Penurunan kadar hemoglobin dan hematokrit;
Pembengkakan pada tungkai atau bagian tubuh lain (edema perifer);
Kadar natrium rendah dalam darah (hiponatremia);
Gangguan penciuman (parosmia);
Telinga berdenging (tinnitus).
Efek samping serius
Reaksi alergi berat, termasuk anafilaksis;
Angioedema (pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, tenggorokan, tangan, atau bagian tubuh lainnya);
Kadar kalium tinggi dalam darah (hiperkalemia), yang dapat disertai mual, kelemahan, kesemutan, nyeri dada, atau denyut jantung tidak teratur;
Gangguan ginjal, termasuk penurunan jumlah urine dan gagal ginjal;
Tekanan darah rendah (hipotensi);
Kehilangan kesadaran;
Kejang tonik-klonik;
Reaksi kulit berat, termasuk Stevens-Johnson syndrome dan toxic epidermal necrolysis;
Peningkatan kadar kreatinin darah;
Pembengkakan pada kaki atau tungkai bawah.
Efek samping lain yang telah dilaporkan
Nyeri tubuh;
Menggigil;
Demam;
Hidung tersumbat atau berair;
Bersin;
Sakit tenggorokan;
Sesak napas atau kesulitan bernapas;
Mual dan muntah;
Nyeri pinggang atau nyeri di sisi tubuh;
Nyeri pada selangkangan atau area genital;
Darah dalam urine (hematuria);
Kehilangan kontrol kandung kemih;
Kelemahan atau rasa lelah yang tidak biasa;
Peningkatan kadar asam urat yang dapat menyebabkan gout;
Pembengkakan menyerupai biduran berukuran besar pada wajah, kelopak mata, bibir, lidah, tenggorokan, tangan, kaki, atau organ genital.
Segera cari pertolongan medis jika muncul tanda-tanda reaksi alergi berat, pembengkakan pada wajah atau tenggorokan, gangguan ginjal, gejala hiperkalemia, kejang, atau kehilangan kesadaran.
Overdosis Aliskiren
Data mengenai overdosis aliskiren pada manusia masih terbatas. Namun, berdasarkan referensi yang tersedia, overdosis aliskiren kemungkinan besar dapat menyebabkan hipotensi (tekanan darah rendah).
Gejala overdosis:
Hipotensi (tekanan darah rendah).
Penanganan overdosis:
Berikan terapi suportif sesuai kondisi pasien;
Pasien perlu mendapatkan pemantauan dan penanganan medis untuk menjaga fungsi tubuh serta mengatasi gejala yang muncul.
Daftar Produk Obat
Aliskiren Fumarate 300 mg
Aliskiren Fumarate 150 mg

