Apa itu Acetylcysteine
Acetylcysteine digunakan untuk:
Membantu mengencerkan dan mengurangi kekentalan lendir (mukus) pada berbagai gangguan saluran pernapasan yang disertai produksi lendir berlebihan dan kental (mucolytic therapy);
Membantu penatalaksanaan keracunan atau overdosis parasetamol (paracetamol atau acetaminophen);
Membantu persiapan berbagai pemeriksaan bronkus dan saluran pernapasan, seperti bronchogram, bronchospirometry, dan bronchial wedge catheterisation, untuk mempermudah pembersihan lendir sebelum prosedur dilakukan;
Membantu perawatan rutin pada pasien dengan trakeostomi yang mengalami penumpukan lendir pada saluran napas;
Meredakan keluhan mata kering (dry eye) yang berhubungan dengan kekurangan air mata atau produksi lendir mata yang terganggu maupun tidak normal.
| Golongan | - |
| Kategori | - |
| Bentuk obat | Infus |
Peringatan sebelum Menggunakan Acetylcysteine
Obat ini tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi berikut:
Alergi terhadap asetilsistein;
Anak usia kurang dari 2 tahun (untuk penggunaan sebagai mukolitik oral).
Kondisi yang memerlukan perhatian khusus:
Riwayat asma, bronchospasm, atau atopi;
Penurunan refleks batuk, misalnya pada pasien lemah atau lanjut usia;
Predisposisi terhadap perdarahan saluran cerna, seperti esophageal varices atau peptic ulcer;
Riwayat tukak lambung atau perdarahan lambung atau kerongkongan;
Penyakit jantung seperti congestive heart failure;
Hipertensi atau pasien yang menjalani diet rendah garam;
Penyakit ginjal;
Kondisi yang memerlukan pembatasan cairan atau pasien dengan berat badan kurang dari atau sama dengan 40 kg (untuk penggunaan intravena);
Kehamilan dan masa menyusui;
Pasien anak-anak secara umum.
Efek Samping Acetylcysteine
Seperti obat lainnya, asetilsistein dapat menyebabkan efek samping pada sebagian pasien.
Efek samping yang umum:
Mual, muntah, dan gangguan pada lambung;
Nyeri perut atau rasa tidak nyaman pada perut;
Diare;
Ruam kulit;
Demam;
Sakit kepala;
Batuk;
Iritasi tenggorokan, termasuk rasa mengganjal atau tidak nyaman pada tenggorokan;
Hidung berair (rhinorrhea);
Rasa tidak nyaman pada dada (chest tightness).
Efek samping serius:
Reaksi alergi berat seperti urtikaria, gatal, kesulitan bernapas, kesulitan menelan, serta pembengkakan pada wajah, mata, bibir, lidah, atau bagian dalam hidung;
Reaksi anaphylactoid yang dapat berupa bronkospasme, sesak napas, pembengkakan (angioedema), hipotensi, takikardia, hingga reaksi pada tempat pemberian obat;
Muntah berat atau muntah yang berlangsung terus-menerus;
Muntah darah atau muntah seperti ampas kopi;
Perdarahan saluran cerna bagian atas;
Tanda gangguan fungsi obat seperti nyeri perut bagian atas, kehilangan nafsu makan, urine berwarna gelap, feses berwarna pucat, serta jaundice (kulit atau mata menguning);
Perubahan fungsi hati atau memburuknya fungsi hati;
Reaksi kulit berat seperti Stevens-Johnson syndrome dan Lyell's syndrome;
Penurunan jumlah trombosit (trombositopenia);
Gangguan pernapasan berat seperti bronchoconstriction, dyspnea, hingga gangguan napas berat;
Gangguan jantung seperti takikardia, henti jantung (cardiac arrest), serta perubahan tekanan darah termasuk hipotensi;
Gangguan sistem saraf seperti kejang, pingsan (sinkop), dan mengantuk;
Gangguan metabolik seperti asidosis dan hipokalemia;
Kelelahan atau kelemahan tubuh yang tidak biasa;
Perubahan pada mata seperti nyeri, iritasi, atau penglihatan kabur;
Gangguan lain seperti demam, nyeri wajah, dan malaise;
Pada penggunaan intravena: risiko kelebihan cairan (fluid overload) yang dapat menyebabkan hiponatremia dan kejang;
Reaksi anafilaktoid berat yang jarang dapat berakibat fatal.
Overdosis Acetylcysteine
Overdosis asetilsistein dapat menimbulkan berbagai gejala yang umumnya berkaitan dengan gangguan saluran cerna, reaksi alergi, serta gangguan pada sistem pernapasan dan tekanan darah.
Gejala overdosis:
Mual;
Muntah;
Diare;
Bronkospasme;
Angioedema periorbital;
Hipotensi;
Reaksi anaphylactoid (pada penggunaan intravena).
Penanganan overdosis:
Terapi suportif dan simptomatik;
Hemodialisis dapat menghilangkan sebagian asetilsistein dari sirkulasi karena ikatan protein yang sebagian.
Daftar Produk Obat
Bfluid
Aminosteril 6%
Acetylcysteine 600 mg
Acetylcysteine 600 mg
Acetylcysteine 200 mg/mL
Acetylcysteine 200 mg/Paracetamol 500 mg
Acetylcysteine 200 mg
Acetylcysteine 200 mg
Acetylcysteine 100 mg/mL

