Apa itu Acalabrutinib
Acalabrutinib digunakan untuk menyembuhkan penyakit kanker Leukemia Limfositik Kronis (Chronic Lymphocytic Leukemia), Limfoma Limfositik Kecil (Small Lymphocytic Lymphoma) dan limfoma sel mantel (Mantle Cell Lymphoma) pada pasien tertentu.
Acalabrutinib bekerja dengan memblokir protein yang disebut Bruton Tyrosine Kinase (BTK) yang menjadi faktor utama dalam pertumbuhan dan pembelahan sel kanker. Dengan menghambat BTK, obat Acalabrutinib membantu memperlambat pertumbuhan kanker.
| Golongan | - |
| Kategori | - |
| Bentuk obat | Kapsul |
Efek Samping Acalabrutinib
Efek Samping Umum
Berikut adalah efek samping umum yang bisa muncul akibat dari mengonsumsi obat Acalabrutinib:
Infeksi (65%);
Infeksi saluran pernapasan atas - URTI (35%);
Infeksi saluran pernapasan bawah - LRTI (18%);
Infeksi saluran kemih - UTI (15%);
Sakit kepala (39%);
Pusing (20%);
Diare (35%);
Mual (22%);
Nyeri muskuloskeletal (32%);
Nyeri sendi (16%);
Kelelahan (23%);
Memar (21%);
Ruam (25%);
Perdarahan (20%);
Perubahan pada kadar tes darah, yaitu neutropenia 23% (sel darah putih rendah), anemia 53% (sel darah merah rendah), trombositopenia 32% (kadar trombosit rendah), dan limfositosis 16% (sel darah putih tinggi).
Efek Samping Serius
Acalabrutinib bisa menyebabkan efek samping seperti di bawah. Segera konsultasikan ke dokter jika kamu mengalami efek samping berikut:
Perdarahan yang tidak biasa, seperti mimisan, gusi berdarah, perdarahan pada vagina yang tidak normal atau perdarahan apa pun yang tidak berhenti;
Perdarahan di dalam tubuh yang mengakibatkan lemas, pusing dan kebingungan; masalah bicara, sakit kepala berkepanjangan, feses berdarah atau berwarna hitam seperti tar, urin berwarna merah muda atau cokelat; batuk berdarah atau muntah yang tampak seperti ampas kopi;
Dangguan detak jantung, yang mengakibatkan pusing, nyeri dada, sesak napas, detak jantung tidak teratur atau merasa pusing;
Jumlah sel darah rendah, yang mengakibatkan demam, menggigil, kelelahan, sariawan, luka kulit, mudah memar, perdarahan yang tidak biasa, kulit pucat, tangan dan kaki dingin, merasa pusing atau sesak napas;
Tanda-tanda infeksi seperti demam, menggigil, kelelahan, gejala seperti flu, batuk berdahak, nyeri dada, kesulitan bernapas.
Segera dapatkan pertolongan medis darurat jika Anda mengalami tanda-tanda reaksi alergi terhadap acalabrutinib, seperti ruam, kesulitan bernapas, atau pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.
Acalabrutinib juga dapat menyebabkan infeksi otak yang dapat mengakibatkan kecacatan atau kematian. Segera konsultasikan ke dokter jika kamu mengalami masalah dengan bicara, berpikir, penglihatan atau gerakan otot setelah mengonsumsi Acalabrutinib. Gejala-gejala ini dapat memburuk dengan cepat.
Acalabrutinib juga dapat menyebabkan toksisitas pada hati yang dapat bersifat parah atau fatal. Pastikan kamu sudah dilakukan pemeriksaan tes fungsi hati sebelum memulai pengobatan dengan obat Acalabrutinib dan dilakukan pemeriksaan berkalai selama kamu mengonsumsinya.
Segera konsultasikan dengan dokter jika kamu mengalami ketidaknyamanan perut, urin berwarna gelap atau kulit menguning.
Daftar Produk Obat
Acalabrutinib 100 mg
Referensi
https://www.drugs.com/acalabrutinib.html;
https://go.drugbank.com/drugs/DB11703;

