Apa itu Acarbose
Acarbose digunakan sebagai terapi tambahan bersama pengaturan pola makan dan olahraga untuk membantu mengendalikan kadar gula darah pada pasien dewasa dengan diabetes melitus tipe 2.
Obat ini diberikan pada pasien yang belum mencapai kontrol gula darah yang memadai dengan diet saja atau dengan kombinasi diet dan obat antidiabetes oral.
| Golongan | - |
| Kategori | - |
| Bentuk obat | Tablet |
Peringatan sebelum Menggunakan Acarbose
Acarbose tidak boleh digunakan pada pasien dengan kondisi berikut:
Hipersensitivitas atau alergi terhadap acarbose;
Diabetic ketoacidosis (ketoasidosis diabetik);
Sirosis hati;
Penyakit radang usus (inflammatory bowel disease);
Ulserasi kolon (colonic ulceration);
Obstruksi usus parsial atau kondisi yang meningkatkan risiko terjadinya obstruksi usus;
Penyakit usus kronis yang disertai gangguan pencernaan atau penyerapan (malabsorption) yang berat;
Kondisi yang dapat memburuk akibat peningkatan pembentukan gas di dalam usus, misalnya hernia berukuran besar;
Gangguan ginjal berat (CrCl < 25 mL/menit);
Gangguan hati berat.
Efek Samping Acarbose
Acarbose dapat menimbulkan efek samping ringan hingga serius pada sebagian pengguna.
Efek samping yang umum:
Nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut;
Perut kembung atau sering buang angin;
Diare;
Ruam kulit ringan atau gatal.
Efek samping serius:
Reaksi alergi, seperti biduran, kesulitan bernapas, atau pembengkakan pada wajah, bibir, lidah, maupun tenggorokan;
Sembelit berat;
Diare berat, berair, atau disertai darah;
Mudah memar atau mengalami perdarahan yang tidak biasa;
Gangguan hati yang ditandai dengan mual, nyeri perut bagian atas, gatal, kehilangan nafsu makan, kelelahan, urine berwarna gelap, tinja berwarna pucat, atau kulit dan mata menguning.
Catatan:
Keluhan saluran cerna seperti nyeri perut, perut kembung, dan diare merupakan efek samping yang paling sering dilaporkan selama penggunaan acarbose.
Overdosis Acarbose
Gejala overdosis:
Overdosis acarbose umumnya tidak menyebabkan hipoglikemia apabila digunakan sendiri. Gejala yang dapat muncul biasanya sesuai dengan profil efek samping obat, terutama gangguan saluran cerna, seperti:
Perut kembung;
Perut terasa penuh atau membesar (distensi abdomen);
Keluhan saluran cerna lainnya yang serupa.
Gejala tersebut lebih mungkin terjadi apabila overdosis terjadi bersamaan dengan konsumsi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat.
Penanganan:
Hindari konsumsi makanan atau minuman yang mengandung karbohidrat selama 4- 6 jam setelah overdosis;
Jika terjadi hipoglikemia akibat penggunaan acarbose bersama obat antidiabetes lain, penanganan harus menggunakan glukosa, seperti tablet atau gel glukosa. Sukrosa (gula pasir) tidak efektif untuk mengatasi hipoglikemia dengan cepat karena acarbose menghambat pemecahannya;
Pada kasus hipoglikemia berat, dapat diperlukan pemberian glukosa intravena atau glukagon intramuskular.
Daftar Produk Obat
Acarbose 50 mg
Acarbose 100 mg

