Waspada, Kenali Gejala Gangguan Ginjal Akut Berikut!

Apa Fungsi Ginjal di Dalam Tubuh Manusia?
Untuk memahami gagal ginjal, kita perlu mengenal dulu apa yang ginjal lakukan. Ginjal bukanlah organ sederhana. Dua ginjal kita, masing-masing seukuran kepalan tangan orang dewasa, menjalankan setidaknya lima fungsi vital yang tidak dapat digantikan oleh organ lain, yaitu:
- •Melakukan filtrasi atau menyaring sekitar 180 liter darah setiap hari dan menghasilkan sekitar 1-2 liter urin untuk membuang racun, sisa metabolisme dan kelebihan zat.
- •Mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit, misalnya mengatur kadar natrium, kalium, kalsium, fosfor dan cairan tubuh agar tetap dalam batas aman.
- •Mengatur keseimbangan asam-basa, seperti menjaga pH darah pada kisaran sempit (7,35-7,45) yang diperlukan tubuh untuk berfungsi normal.
- •Memproduksi hormon eritropoietin (EPO), merangsang sumsum tulang untuk memproduksi sel darah merah. Tanpa EPO, akan terjadi anemia berat.
- •Melakukan aktivasi vitamin D, mengubah vitamin D menjadi bentuk aktifnya yang diperlukan untuk penyerapan kalsium dan kesehatan tulang.
- •Meregulasi tekanan darah, melalui sistem renin-angiotensin-aldosteron, ginjal berperan besar dalam mengatur tekanan darah.
Apa Itu Gagal Ginjal?
Gagal ginjal adalah kondisi di mana ginjal kehilangan kemampuannya untuk menjalankan fungsi-fungsi vital di atas secara memadai. Akibatnya, racun dan limbah metabolisme menumpuk di dalam darah, cairan dan elektrolit tidak seimbang dan tubuh tidak bisa mempertahankan kondisi internalnya yang normal.
Gagal ginjal terbagi menjadi dua kategori besar yang sangat berbeda dalam hal penyebab, perjalanan penyakit dan penanganan, yaitu:
- •Gangguan Ginjal Akut (GgGA) atau biasa disebut Acute Kidney Injury (AKI). Biasanya terjadi mendadak dalam jam hingga beberapa hari. Seringkali bisa pulih jika ditangani cepat. Bisa terjadi karena dehidrasi berat, syok, obat-obatan nefrotoksik sumbatan saluran kemih.
- •Penyakit Ginjal Kronik (PGK) atau Chronic Kidney Disease (CKD). Berkembang lambat selama berbulan-bulan hingga bertahun-tahun dan bersifat tidak dapat pulih. Bisa terjadi karena efek dari komplikasi diabetes, hipertensi menahun atau penyakit ginjal bawaan.
Apa Penyebab Gangguan Ginjal Akut
Gangguan Ginjal Akut atau atau Acute Kidney Injury terjadi ketika ada gangguan mendadak pada aliran darah ke ginjal, kerusakan langsung pada jaringan ginjal atau sumbatan pada aliran urin.
Secara klinis, gangguan ginjal ini dibagi menjadi 3 kategori sebagai berikut:
Karena Masalah Aliran Darah ke Ginjal
Penyebab pertama dan paling umum adalah karena ginjal kekurangan pasokan darah sehingga tidak bisa menyaring dengan baik, namun jaringan ginjal sendiri belum rusak.
Ini bisa disebabkan oleh beberapa hal berikut:
- •Dehidrasi berat, akibat diare, muntah hebat, perdarahan atau kurang minum.
- •Syok dari berbagai penyebab seperti infeksi berat (sepsis), serangan jantung atau kehilangan darah masif.
- •Adanya gagal jantung kongestif yang menyebabkan jantung tidak memompa cukup darah ke ginjal.
- •Karena penggunaan obat-obatan tertentu seperti obat antihipertensi (ACE inhibitor, ARB, diuretik) yang berlebihan dapat menurunkan aliran darah ginjal
Karena Adanya Kerusakan Langsung pada Ginjal
Penyebab kedua adalah karena adanya kerusakan langsung pada ginjal yang disebabkan oleh beberapa hal berikut:
- •Penggunaan obat-obatan nefrotoksik seperti NSAID (ibuprofen, naproxen) dengan dosis tinggi, antibiotik aminoglikosida, kontras radiologi atau obat kemoterapi.
- •Terjadinya glomerulonefritis akut, adanya peradangan pada unit penyaring ginjal (glomerulus).
- •Terjadinya Nekrosis tubular akut (NTA), kerusakan sel tubulus ginjal akibat iskemia berkepanjangan atau toksin.
- •Terjadinya rabdomiolisis, kerusakan otot masif yang melepaskan mioglobin, bisa terjadi setelah trauma berat, olahraga ekstrem atau keracunan.
- •Karena penyakit multisistem seperti lupus, vaskulitis atau sindrom hemolitik-uremik
Karena Sumbatan Aliran Urin
Penyebab terakhir dari Gangguan Ginjal Akut adalah adanya sumbatan aliran urin yang bisa disebebkan oleh hal-hal berikut:
- •Adanya batu saluran kemih yang menyumbat ureter.
- •Terjadinya pembesaran prostat (BPH) pada pria lanjut usia.
- •Adanya tumor kandung kemih atau tumor di sekitar ureter.
- •Terjadinya striktur atau penyempitan uretra.
Tanda-Tanda dan Gejala Gangguan Ginjal Akut
Gangguan Ginjal Akut bisa menyebabkan gejala yang terjadi secara tiba-tiba, sebagai berikut
- •Penurunan drastis jumlah urin dalam waktu singkat.
- •Pembengkakan tungkai dan kaki yang tiba-tiba.
- •Sesak napas mendadak.
- •Kelelahan ekstrem yang muncul mendadak.
- •Kebingungan atau penurunan kesadaran, biasanya terjadi pada kasus berat.
- •Nyeri atau tekanan di dada.
- •Mual dan muntah hebat.
Segera cari pertolongan gawat darurat jika Anda mengalami beberapa tanda-tanda gawat darurat berikut:
- •Tidak bisa buang air kecil sama sekali (anuria) atau sangat sedikit.
- •Sesak napas berat, terutama saat berbaring.
- •Pembengkakan yang bertambah cepat di wajah, tangan atau kaki.
- •Penurunan kesadaran, kebingungan atau kejang.
- •Nyeri dada.
- •Urin berwarna merah tua atau sangat gelap disertai gejala lain.
Gagal ginjal adalah salah satu penyakit yang membutuhkan penanganan ekstra jika sudah terjadi. Padahal penyakit ini paling bisa dicegah.
Dengan deteksi dini melalui pemeriksaan sederhana, pengendalian diabetes dan hipertensi, serta gaya hidup sehat, kita bisa mencegah tragedi gagal ginjal sebelum terlambat.
Jika Anda memiliki diabetes, hipertensi atau faktor risiko lain jangan tunggu gejala. Periksakan fungsi ginjal Anda sekarang. Satu langkah sederhana hari ini bisa menyelamatkan kualitas hidup Anda untuk puluhan tahun ke depan.
Tags
dr. Iffah Rizqi Hasanah
"dr. Iffah adalah seorang dokter lulusan Universitas Bengkulu. Selain gemar menekuni perkembangan dunia kedokteran, dr. Iffah juga suka bereksperimen dengan resep-resep masakan sehat."

Kesehatan
Bagaimana Mengukur Berat Badan Ideal?

Kesehatan
Apa Gejala dari Radang Usus Buntu?

Kesehatan
Jangan Sepelekan, Kenali Tanda Bahaya Diare Berikut!

Kesehatan
Memahami Diabetes Tipe 1, Tipe 2 dan Gestasional

Kesehatan
Apa itu Campak dan Bagaimana Cara Penularannya

