Mengenal Cacar Monyet (Mpox) dan Cara Penularannya

Cacar Monyet atau Mpox adalah penyakit infeksi virus zoonosis, penyakit yang awalnya berasal dari hewan dan dapat menular ke manusia. Penyakit ini disebabkan oleh Monkeypox Virus (MPXV), sebuah virus yang masih satu keluarga dengan Virus Cacar (Variola).
Meski sama-sama disebut sebagai Cacar, namun virus ini berbeda dengan Cacar Air (Varicella).
Virus ini tidak hanya menginfeksi monyet, meski monyetlah yang pertama kali ditemukan terinfeksi pada 1958 di laboratorium penelitian Denmark, dari sinilah nama itu berasal.
Namun sebenarnya, reservoir utama virus ini di alam liar diduga adalah berbagai spesies hewan pengerat seperti tikus dan tupai tanah di Afrika Tengah dan Barat, bukan monyet.
Dua Varian (Klade) Utama Cacar Monyet atau Mpox
Virus Mpox terbagi menjadi dua varian atau klade (kelompok genetik) utama yang memiliki karakteristik berbeda:
- •Klade I (Congo Basin Clade), tersebar di Afrika Tengah, terutama Republik Demokratik Kongo. Klade ini lebih virulen dengan tingkat kematian yang lebih tinggi (1–10%). Sub-varian Clade IB yang muncul sejak 2023 memiliki kemampuan penularan antar manusia yang lebih efisien dan menjadi dasar deklarasi darurat WHO pada 2024.
- •Klade II (West African Clade), tersebar di Afrika Barat dan menjadi penyebab wabah global 2022. Klade IIB adalah sub-varian yang bertanggung jawab atas wabah tersebut. Tingkat kematian lebih rendah (0,1–0,3%) dibanding Klade I.
Monkeypox Virus (MPXV), Penyebab Cacar Monyet
Mpox disebabkan oleh Monkeypox Virus, yang memiliki karakteristik unik sebagai berikut:
- •Virus DNA berukuran besar (200–250 nm), termasuk virus terbesar yang dapat menginfeksi manusia.
- •Memiliki amplop lipid ganda yang membuatnya relatif mudah dinonaktifkan oleh sabun, detergen, dan desinfektan umum.
- •Lebih stabil di lingkungan dibanding Virus Influenza, namun kurang stabil dibanding Bakteri Spora.
- •Sangat mirip secara genetik dengan Virus Cacar, sehingga Vaksin Cacar (Smallpox) memberikan perlindungan silang sekitar 85% terhadap Mpox.
Bagaimana Penularan Cacar Monyet dari Hewan ke Manusia (Zoonosis)
Penularan dari hewan ke manusia dapat terjadi melalui:
- •Kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, luka kulit, atau selaput lendir hewan yang terinfeksi dengan Mpox Virus.
- •Gigitan atau cakaran hewan liar yang terinfeksi Mpox seperti tikus, tupai atau monyet.
- •Memakan daging hewan liar yang terinfeksi yang tidak dimasak hingga matang sempurna.
- •Menyentuh bahan-bahan yang terkontaminasi dari hewan yang terinfeksi seperti bedding, sarang atau kotoran.
Bagaimana Penularan Cacar Monyet dari Manusia ke Manusia
Berbeda dari TBC atau COVID-19, penularan Mpox antar manusia memerlukan kontak yang lebih dekat dan langsung. Jalur penularan yang telah terbukti secara ilmiah:
- •Kontak langsung dengan lesi kulit atau ruam. Ini adalah jalur penularan utama. Menyentuh, mencium, atau melakukan kontak fisik intens, termasuk hubungan seksual, dengan ruam, keropeng, atau luka aktif penderita. Lesi aktif mengandung konsentrasi virus tertinggi.
- •Kontak dengan cairan tubuh seperti cairan dari lesi (blister), darah, air liur, lendir tenggorokan, dan sekresi pernapasan penderita dapat menularkan virus. Kontak mata dengan cairan tubuh juga dapat berisiko.
- •Paparan percikan atau droplet pernapasan, mungkin terjadi saat kontak dekat berkepanjangan dengan penderita yang memiliki lesi di mulut atau tenggorokan. Namun tidak seperti penularan airborne penyakit campak atau COVID, penularan Mpox dengan cara ini memerlukan kontak yang sangat dekat dan lama.
- •Kontak dengan benda yang terkontaminasi (fomite) Mpox Virus seperti pakaian, handuk, sprei, atau peralatan yang telah bersentuhan dengan ruam atau cairan tubuh penderita.
- •Penularan dari ibu ke janin, virus dapat melewati plasenta dan menyebabkan Mpox kongenital pada bayi baru lahir.
Wabah global 2022 menunjukkan bahwa Cacar Monyet dapat menyebar secara efisien melalui jaringan kontak seksual yang dekat. Namun penting dipahami bahwa Cacar Monyet bukan eksklusif penyakit menular seksual.
Siapa pun yang berkontak langsung dengan lesi aktif penderita berisiko tertular tanpa memandang orientasi seksual. Mengaitkan Cacar Monyet hanya dengan kelompok tertentu adalah stigmatisasi yang tidak berdasar secara ilmiah.
Jika kamu terpapar virus Mpox atau Cacar Monyet, segera cari konsultasikan dengan dokter di fasilitas pelayanan kesehatan.
Segera cari bantuan medis darurat jika penderita Mpox mengalami kesulitan bernapas, penurunan kesadaran, lesi yang sangat luas dan menyebar cepat, demam >40°C, menggigil berat, lesi di mata yang disertai gangguan penglihatan, atau jika penderita adalah anak di bawah 8 tahun, ibu hamil, atau memiliki HIV tidak terkontrol.
Tags
dr. Iffah Rizqi Hasanah
"dr. Iffah adalah seorang dokter lulusan Universitas Bengkulu. Selain gemar menekuni perkembangan dunia kedokteran, dr. Iffah juga suka bereksperimen dengan resep-resep masakan sehat."

Kesehatan
Bagaimana Mengukur Berat Badan Ideal?

Kesehatan
Apa Gejala dari Radang Usus Buntu?

Kesehatan
Jangan Sepelekan, Kenali Tanda Bahaya Diare Berikut!

Kesehatan
Memahami Diabetes Tipe 1, Tipe 2 dan Gestasional

Kesehatan
Apa itu Campak dan Bagaimana Cara Penularannya

