Mengenal Infeksi Saluran Kemih dan Penyebabnya

Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah kondisi ketika bakteri jamur atau virus masuk, berkembang biak, dan menyebabkan peradangan pada bagian mana pun dari saluran kemih. Mulai dari uretra atau saluran keluar urin, kandung kemih, ureter, hingga ginjal itu sendiri.
Saluran kemih adalah sistem yang secara alami dirancang untuk membuang limbah cairan dari tubuh. Secara normal, urin adalah cairan steril, tidak mengandung bakteri atau kuman. ISK terjadi ketika mekanisme pertahanan alami ini terlampaui oleh kuman yang berhasil masuk dan berkembang biak.
Klasifikasi ISK Berdasarkan Lokasi
ISK dibagi berdasarkan lokasi anatomis tempat infeksi terjadi, karena ini menentukan tingkat keparahan dan penanganannya.
Infeksi Saluran Kemih Bawah
- •Sistitis, terjadi akibat infeksi pada kandung kemih. Ini adalah bentuk Infeksi Saluran Kemih paling umum dan merupakan penyebab sebagian besar gejala klasik ISK seperti nyeri saat buang air kecil dan frekuensi buang air kecil yang meningkat.
- •Uretritis, terjadi akibat infeksi pada uretra. Bisa juga disebabkan oleh bakteri penyebab Infeksi Menular Seksual (IMS) seperti Chlamydia atau Gonorrhea.
Infeksi Saluran Kemih Atas
- •Pielonefritis, terjaidi akibat infeksi yang melibatkan ginjal dan pelvis renalis atau bagian dalam ginjal. Ini adalah bentuk Infeksi Saluran Kemih yang lebih serius, dapat menyebabkan kerusakan ginjal permanen jika tidak ditangani.
- •Ureteritis, terjadi akibat infeksi pada ureter, biasanya terjadi bersamaan dengan infeksi lainnya.
Penyebab Terjadi Infeksi Saluran Kemih
Infeksi Saluran Kemih (ISK) terjadi akibat infeksi oleh bakteri. Tidak seperti penyakit tertentu yang disebabkan satu jenis bakteri spesifik, ISK dapat disebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme.
Berikut adalah bakteri-bakteri yang menyebabkan Infeksi Saluran Kemih:
Bakteri Escherichia Coli (E. coli)
Baca Juga :Herpes Simplex: Bagaimana Cara Penularannya?
Escherichia Coli adalah penyebab dari 80–85% kasus Infeksi Saluran Kemih pada pasien rawat jalan. Bakteri ini berasal dari flora normal usus besar yang bermigrasi ke daerah periuretra lalu naik ke kandung kemih.
Bakteri ini memiliki struktur rambut halus yang memungkinkannya menempel pada dinding sel epitel saluran kemih.
Bakteri Staphylococcus Saprophyticus
Bakteri staphylococcus saprophyticus adalah penyebab 5–15% Infeksi Saluran Kemih akut tanpa komplikasi pada perempuan muda yang aktif secara seksual. Infeksi ini sering muncul setelah aktivitas seksual.
Bakteri Klebsiella Pneumoniae
Infeksi Saluran kemih dengan jenis bakteri ini sering terjadi pada pasien yang dirawat di rumah sakit atau yang memiliki kondisi medis tertentu seperti diabetes. Infeksi dengan jenis bakteri ini cenderung lebih resisten antibiotik.
Bakteri Proteus Mirabilis
Bakteri ini sering ditemukan pada kasus Infeksi Saluran Kemih terkait batu ginjal (struvite stones) karena bakteri ini menghasilkan urease yang menguraikan urea, meningkatkan pH urin dan memfasilitasi pembentukan batu.
Bakteri Lain
Selain bakteri-bakteri yang disebutkan di atas, meskipun terjadi lebih jarang, beberapa bakteri lain juga bisa menyebab Infeksi Saluran Kemih, seperti Enterococcus Faecalis, Pseudomonas Aeruginosa, Staphylococcus Aureus dan Candida sp.
Bagaimana Infeksi Saluran Kemih Terjadi
Infeksi Saluran Kemih hampir selalu terjadi melalui jalur asenden, artinya bakteri naik dari luar tubuh ke dalam saluran kemih melalui uretra. Ini menjelaskan mengapa perempuan jauh lebih rentan daripada laki-laki (uretra perempuan jauh lebih pendek, dan lubang uretra lebih dekat ke anus, sumber utama bakteri E. Coli.
Berikut adalah jalur-jalur terjadinya Infeksi Saluran Kemih:
- •Jalur asenden (>99% kasus), bakteri dari daerah perineum/anus bermigrasi ke lubang uretra, naik ke kandung kemih, jika tidak diatasi, bisa naik ke ureter dan ginjal.
- •Jalur hematogen (sangat jarang), bakteri dari infeksi di tempat lain menyebar melalui aliran darah ke ginjal. Terutama pada penderita dengan bakteri di darah atau endokarditis.
- •Jalur limfogen, sangat jarang, terjadi melalui sistem limfatik.
Apakah Infeksi Saluran Kemih Bisa Menular dari Orang ke Orang?
Infeksi Saluran Kemih bukan penyakit menular dalam arti konvensional, seseorang tidak bisa tertular ISK dari orang lain seperti flu. ISK terjadi ketika bakteri dari flora normal tubuh sendiri atau dari lingkungan eksternal berhasil masuk dan berkembang biak di saluran kemih.
Namun, perlu dicatat bahwa beberapa penyebab infeksi uretra bisa ditularkan melalui hubungan seksual, seperti Chlamydia Trachomatis, Neisseria Gonorrhoeae, dan Mycoplasma Genitalium, yang secara teknis termasuk Infeksi Menular Seksual (IMS), bukan Infeksi Saluran Kemis (ISK) umum.
Infeksi Saluran Kemih adalah infeksi yang sangat umum dan dapat terjadi pada siapa saja, namun paling rentan pada perempuan. Meskipun sering dianggap sepele, ISK yang tidak ditangani dengan tepat bisa berkembang menjadi infeksi ginjal serius yang bisa mengancam jiwa.
Kenali gejala awal dari Infeksi Saluran Kemih, kemudian segera konsultasikan ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat jika kamu memiliki tanda-tanda atau gejala Infeksi Saluran Kemih.
Tags
dr. Iffah Rizqi Hasanah
"dr. Iffah adalah seorang dokter lulusan Universitas Bengkulu. Selain gemar menekuni perkembangan dunia kedokteran, dr. Iffah juga suka bereksperimen dengan resep-resep masakan sehat."

Kesehatan
Bagaimana Mengukur Berat Badan Ideal?

Kesehatan
Apa Gejala dari Radang Usus Buntu?

Kesehatan
Jangan Sepelekan, Kenali Tanda Bahaya Diare Berikut!

Kesehatan
Memahami Diabetes Tipe 1, Tipe 2 dan Gestasional

Kesehatan
Apa itu Campak dan Bagaimana Cara Penularannya

