logo

Beranda

Informasi Kesehatan

Artikel

Interaktif

Alat Kesehatan Digital

Sistem Digital Faskes

Artikel
Kesehatan
Tenaga Kesehatan
Fasilitas Kesehatan
Bioteknologi
Teknologi Kesehatan
Informasi Umum
logo

Memberikan solusi dan informasi terbaik untuk merawat kesehatanmu

0881-1998-854halo@rawat.id

Jelajah Informasi Kesehatan dan Alat Cek Kesehatan Digital Mandiri

Informasi Obat

Informasi Menu Diet

Informasi RS dan Klinik

Kalkulator BMI

Pengingat Minum Obat

Personal Health Record

Rencana Diet

Jelajah Artikel Berdasarkan Kategori

Kesehatan

Teknologi

Tenaga Kesehatan

Fasilitas Kesehatan

Informasi Umum

Bioteknologi

Tautan Lainnya

Panduan Pengguna RME

Lihat Fitur RME

Registrasi RME

Uji Coba RME

Sosial Media

Instagram

Tiktok

X/Twitter

Youtube

Privacy Policy•Terms of Service•About Us•Disclaimer

© 2026, Rawat ID. All rights reserved.

  1. Beranda
  2. >Artikel
  3. >Fasilitas Kesehatan
  4. >Pembagian Klaster Puskesmas di Indonesia
Fasilitas Kesehatan26 April 2026

Pembagian Klaster Puskesmas di Indonesia

Pembagian Klaster Puskesmas di Indonesia

Klaster pelayanan Puskesmas adalah upaya untuk pengelompokan layanan berdasarkan siklus hidup manusia, bukan lagi berbasis program vertikal. Klaster pelayanan ini disusun dalam kerangka Integrasi Layanan Primer (ILP).

Pendekatan ini dirancang untuk menata dan mengkoordinasikan berbagai pelayanan kesehatan primer agar setiap warga mendapatkan pelayanan yang lengkap dan berkualitas sepanjang hidupnya atau sesuai dengan siklus hidup.

Integrasi Layanan Primer (ILP) juga membuat pelayanan kesehatan menjadi lebih dekat ke masyarakat hingga ke tingkat desa/dusun melalui Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Ini sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/2015/2023 Tentang Petunjuk Teknis Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer (Juknis ILP).

Pembagian Klaster-Klaster Pelayanan di Puskesmas

Klaster pelayanan di Puskesmas umumnya dibagi menjadi 5 klaster utama, yaitu Manajemen (Klaster 1), Ibu dan Anak (Klaster 2), Usia Dewasa dan Lanjut Usia (Klaster 3), Penanggulangan Penyakit Menular (Klaster 4) dan Layanan Pendukung (Lintas Klaster).

Klaster 1 - Manajemen

Pada klaster 1 ini fokus Puskesmas berada pada bidang tata usaha, kepegawaian, keuangan, sistem informasi kesehatan, manajemen sumber daya, manajemen mutu dan keselamatan pasien, dan manajemen jejaring Puskesmas.

Klaster 2 - Ibu dan Anak

Pada klaster 2, Puskesmas berfokus pada pelayanan Ibu dan Anak yang diintegrasikan dalam 1 klaster.

Mulai dari pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, bersalin, nifas, bayi, balita, anak prasekolah, anak usia sekolah hingga usia remaja. Pengelompokan ini bertujuan untuk membuat pelayanan menjadi lebih berkelanjutan sesuai dengan siklus hidup manusia.

Klaster 3 - Usia Dewasa dan Lanjut Usia

Baca Juga :Apa Perbedaan Posyandu, Posbindu, Pustu dan Puskesmas

Pada klaster 3, pelayanan Puskesmas akan berfokus pada pelayanan untuk masyarakat usia dewasa dan lanjut usia. Mulai dari usia dewasa usia 18 - 59 tahun hingga lanjut usia (60 tahun ke atas).

Klaster 4 - Penanggulangan Penyakit Menular

Berbeda dengan klaster 2 dan klaster 3 yang dikelompokkan berdasarkan usia, klaster 4 adalah klaster yang berfokus pada penanggulangan penyakit menular masyarakat.

Mulai dari pencegahan penyakit menular, kewaspadaan dini hingga respons dan pengobatan terhadap pasien yang mengidap penyakit menular, serta pengawasan kualitas lingkungan atau kesehatan lingkungan.

Lintas Klaster - Layanan Pendukung

Selain klaster 1, 2, 3 dan 4. Puskesmas memiliki pelayanan lintas klaster yang berperan sebagai pendukung pelayanan. Misalnya pelayanan gawat darurat, pelayanan rawat inap, pelayanan kefarmasian, dan pelayanan laboratorium.

Tujuan Pembuatan Klaster Pelayanan Puskesmas Melalui Integrasi Layanan Primer

Tujuan utama dari klasterisasi pelayanan Puskesmas melalui kebijakan Integrasi Layanan Primer (ILP) untuk mengkoordinasikan pelayanan kesehatan dengan berfokus pada siklus hidup, yaitu pelayanan dikoordinasikan dari hingga usia tua.

Misalnya di Klaster 2, pelayanan Ibu dan Anak dikelompokkan dalam satu klaster yang sama mulai dari pelayanan kesehatan untuk ibu hamil, bersalin, nifas, bayi hingga remaja.

Pembagian klaster ini mempermudah Kepala Puskesmas dalam menetapkan pembagian tugas dan menetapkan struktur organisasi yang lebih terintegrasi untuk memberikan pelayanan yang komprehensif.

Selain itu, ILP juga bertujuan untuk memperkuat jejaring pelayanan dari Puskesmas hingga ke Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Posyandu di tingkat desa/dusun.

Sehingga fokus utama Puskesmas tidak hanya berpusat pada upaya pelayanan pengobatan, tapi ikut memperkuat kegiatan promosi kesehatan dan kegiatan preventif.

Baca Juga :Apa Perbedaan Klinik Utama dan Klinik Pratama? Berikut Selengkapnya!

Tags

Bagikan artikel

whatsapptwitterfacebooklinkedininstagram

Artikel terpopuler

Ini Tanda-Tanda Kamu Mengalami Gangguan Kecemasan!

Kesehatan

Ini Tanda-Tanda Kamu Mengalami Gangguan Kecemasan!...

Ini Tanda-Tanda Kamu Mengalami Gangguan Kecemasan!

Apa itu Cacar Ular dan Bagaimana Gejalanya?

Kesehatan

Apa itu Cacar Ular dan Bagaimana Gejalanya?...

Apa itu Cacar Ular dan Bagaimana Gejalanya?

Kenali Hepatitis A : Penyebab, Tanda-Tanda dan Gejala

Kesehatan

Kenali Hepatitis A : Penyebab, Tanda-Tanda dan...

Kenali Hepatitis A : Penyebab, Tanda-Tanda dan Gejala

Herpes Simplex: Bagaimana Cara Penularannya?

Kesehatan

Herpes Simplex: Bagaimana Cara Penularannya?...

Herpes Simplex: Bagaimana Cara Penularannya?

CN
Penulis

Redaksi

"Redaksi adalah nama penulis yang digunakan untuk mempublikasikan artikel yang ditulis secara bersama di redaksi RAWAT.ID."

Artikel terkait
Apa Perbedaan Klinik Utama dan Klinik Pratama? Berikut Selengkapnya!

Fasilitas Kesehatan

Apa Perbedaan Klinik Utama dan Klinik Pratama? Berikut Selengkapnya!

Apa Perbedaan JCI dan KARS? Mengenal Lembaga Akreditasi Rumah Sakit

Fasilitas Kesehatan

Apa Perbedaan JCI dan KARS? Mengenal Lembaga Akreditasi Rumah Sakit

Pembagian Klaster Puskesmas di Indonesia

Fasilitas Kesehatan

Pembagian Klaster Puskesmas di Indonesia

Apa Perbedaan Posyandu, Posbindu, Pustu dan Puskesmas

Fasilitas Kesehatan

Apa Perbedaan Posyandu, Posbindu, Pustu dan Puskesmas

Rumah Sakit Tipe A, Tipe B, Tipe C, Tipe D dan Tipe E? Berikut Perbedaannya!

Fasilitas Kesehatan

Rumah Sakit Tipe A, Tipe B, Tipe C, Tipe D dan Tipe E? Berikut Perbedaannya!